MENGENAL JUNK FOOD
Siapa disini yang suka makan Junk Food ? Di jaman sekarang ini , banyak sekali kita temui makanan Junk Food. Tapi apa sih sebenarnya makanan Junk Food itu ?
Padahal makanan Junk Food juga sangat akan berbahaya bagi kesehatan loh . Tetapi , Siapa sih yang gak suka Junk Food? Junk Food juga makanan yang dapat membuat kita ketagihan. selain praktis, Junk Food juga memiliki rasa yang enak karena kombinasi sensasi yang berbeda dalam satu kali makan.
↳ Junk food adalah makanan yang mempunyai kalori tinggi tapi nilai gizinya sedikit alias minim atau sama sekali tidak ada nilai gizinya. Junk food ada di dalam makanan yang tinggi kadar garamnya, tinggi fat, mengandung soda, makanan yang mengandung bahan aditif (pengawet, pewarna, pemanis buatan, penambah cita rasa), makanan yang dimasak terlalu lama atau dihangatkan berulang-ulang. Jenis makanan olahan (dalam kaleng) maupun snack (asin maupun manis) yang sering kita jumpai mengandung bahan-bahan tersebut.
Meskipun memiliki cita rasa yang enak, junk food yang mengandung banyak lemak, garam,dan gula, termasuk bahan tambahan dan bahan adiktif sintetik dapat berpotensi menimbulkan banyak penyakit, dari yang ringan sampai yang berat, seperti obesitas, diabetes, rematik, hipertensi, serangan jantung, struk, dan kanker. Saat ini penyakit- penyakit degeneratif tersebut tidak hanya diderita orang tua yang sudah berumur, tetapi juga anak muda.
■ Berikut beberapa mengenai bahaya dari Junk Food :
➱ Junk Food mengandung kalori yang berlebih
Makanan merupakan bahan bakar bagi tubuh kita. Ia memiliki dampak langsung pada kesehatan tubuh secara keseluruhan. Junk food kebanyakan merupakan makanan cepat saji yang didalamnya mengandung karbohidrat, gula, lemak sehat, dan garam (natrium). Satu porsi junk food menawarkan sejumlah besar kalori, akan tetapi nilai gizi di dalamnya hanya sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali.
Menurut National Institutes of Health, beberapa makanan cepat saji secara keseluruhan hanya mengandung kalori dalam jumlah yang tinggi, di mana hal tersebut sangat berdampak pada kelebihan berat badan yang merupakan salah satu faktor peningkatan risiko untuk berbagai masalah kesehatan kronis.
Terlalu sering mengkonsumsi makanan cepat saji untuk menggantikan makanan bergizi dapat menyebabkan gizi buruk serta kesehatan yang buruk bagi kita.
➱ Meningkatkan resiko penyakit pencernaan
Junk Food mengandung minyak serta pedas yang dapat meningkatkan kadar keasaman pada lambung yang kemudian menyebabkan iritasi selain itu junk food dapat meningkatkan resiko terkena gastroesophageal reflux disease (GERD), dan irritable bowel syndrome (IBS) , keluhan pada pencernaan, yang bisa berupa sakit luar biasa di perut, perut kembung , dan bersifat kambuhan.
➱ Meningkatkan risiko penyakit jantung
Junk Food dapat meningkatkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah yang merupakan faktor utama penyebab penyakit jantung. Selain itu, lemak tinggi yang tidak terurai dapat menyebabkan obesitas, yang merupakan salah satu faktor risiko terhadap serangan jantung.
➱ Meningkatkan resiko terkena penyakit ginjal
Junk food umumnya memilki kandungan garam dan bumbu perasa yang tinggi sehinga dapat meningkatkan tekanan darah dan selanjutnya memengaruhi fungsi ginjal.
➱ Meningkatkan resiko kerusakan hati
Junk food mengandung lemak tinggi yang dapat menyebabkan pengendapan lemak di hati, terakumulasi, yang selanjutnya dapat menyebabkan gangguan fungsi hati.
➱ Meningkatkan resiko terhadap Diabetes tipe 2
Konsumsi junk food, menyebabkan "kerja berat" pada sistem metabolisme dan hal ini dapat mengurangi sensitifitas insulin serta memengaruhi kemampuan tubuh untuk menggunakan insulin dengan benar.
➱ Meningkatkan risiko terkena kanker
terlalu banyak mengonsumsi makanan junk food yang tinggi gula dan lemakdapat meningkatkan resiko terkena kanker kolorektal.
Untuk mengimbangi konsumsi junk food atau fast food, maka sebaiknya langsung makan buah dan sayuran agar asupan gizi dalam tubuh dapat terpenuhi dengan baik.
■ Tips dalam mengkonsumsi Junk Food :
▪︎Kurangi porsi makanan junk food.
▪︎ Seimbangkan asupan nutrisi setelah makan junk food.
▪︎ Konsumsi sayuran atau buah setelah mengkonsumsi junk food atau fast food.
▪︎ Upayakan untuk konsumsi buah dan sayur dalam keadaan segar.
▪︎ Hindari minuman beralkohol dan merokok.
Selain mengimbangi dengan makan sayuran dan buah buahan, bisa dibantu juga dengan penambahan asupan suplemen vitamin yang memadai (tidak berlebihan), dan perbanyak minum air putih.
[ https://krakataumedika.com/info-media/artikel/pengaruh-makanan-junk-food-bagi-kesehatan ]
